Pemkab Murung Raya Matangkan Penempatan Mahasiswa KKN UPR dan UIN Palangka Raya
Puruk Cahu, Teropongkalteng.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menggelar rapat koordinasi terkait penempatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Palangka Raya (UPR) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya, Senin (18/5/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus M Yoseph, bersama Wakil Bupati Rahmanto Muhidin. Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, serta para camat dari Kecamatan Murung, Laung Tuhup, Tanah Siang Selatan, dan Uut Murung.
Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai langkah sinkronisasi antara pemerintah daerah dan pihak perguruan tinggi dalam menentukan lokasi penempatan mahasiswa KKN agar program pengabdian masyarakat dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.
Dalam pembahasan rapat, sejumlah aspek teknis menjadi perhatian, mulai dari kesiapan wilayah, kebutuhan pelayanan masyarakat, pendampingan lapangan, hingga sektor prioritas yang akan menjadi fokus mahasiswa selama menjalankan KKN di desa-desa.
Bupati Murung Raya, Heriyus M Yoseph, menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan akademik, tetapi juga mampu membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan edukasi masyarakat, pelayanan kesehatan, serta pembangunan sumber daya manusia di wilayah kecamatan dan desa.
“Mahasiswa KKN diharapkan dapat berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan warga,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar pelaksanaan KKN berjalan terarah dan memberikan manfaat langsung, baik bagi masyarakat maupun mahasiswa sebagai agen pengabdian dan perubahan sosial.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dapat terus terjalin dalam mendukung pembangunan daerah berbasis kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat.
(Jimmi)
Posting Komentar