BPBD Murung Raya Siagakan Posko Karhutla Maret 2026, Akses Jalan Jantur Ditutup Sementara
Puruk Cahu, Teropong Kalteng.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya memastikan pendirian Posko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) akan mulai dilakukan pada Maret 2026. Langkah ini diambil menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan curah hujan masih cukup tinggi hingga akhir Februari.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Murung Raya, Indra Jaya Saputra, mengatakan pendirian posko pada Februari dinilai belum efektif karena kondisi cuaca masih didominasi hujan.
“Berdasarkan data BMKG, sampai akhir Februari curah hujan masih tinggi. Bahkan pada 9 sampai 15 Februari masih berpotensi hujan ringan hingga sedang. Karena itu, posko Karhutla akan lebih efektif jika didirikan pada Maret,” ujarnya saat diwawancarai di kantor BPBD, Jumat (06/02/2026).
Menurutnya, posko akan difokuskan di wilayah rawan kebakaran yang telah dipetakan berdasarkan data BMKG dan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Posko direncanakan beroperasi selama satu bulan penuh dan dapat diperpanjang sesuai kondisi di lapangan.
Selain kesiapsiagaan Karhutla, BPBD juga menyoroti dampak curah hujan tinggi yang menyebabkan kerusakan sejumlah ruas jalan. Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah Jalan Jantur yang kondisinya rusak parah dan berpotensi longsor.
Indra menjelaskan, untuk kerusakan ringan menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Namun jika kerusakan berpotensi memutus akses akibat longsor, maka masuk kategori kebencanaan.
“Jalan Jantur tingkat kerusakannya cukup berat. Struktur tanah di bawah badan jalan sudah labil dan berair. Kalau ditimbun tetap berisiko longsor kembali. Opsi terbesarnya kemungkinan pemindahan jalur,” tegasnya.
Sementara itu, perbaikan di ruas jalan lain yang masih memungkinkan untuk ditangani sementara dihentikan karena cuaca belum mendukung.
“Kalau dipaksakan saat hujan, material justru jenuh air dan bisa memperparah kerusakan. Jadi kami menunggu cuaca lebih aman,” tambahnya.
BPBD Murung Raya pun mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak melintasi Jalan Jantur demi keselamatan.
“Kami minta warga tidak melewati jalan tersebut sampai ada penanganan lanjutan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” pungkas Indra.
(Jimmi)
Posting Komentar