Ad

Hadapi Kemarau, Perumda Danum Pomolum Alihkan Sumber Air Baku ke Sungai Barito


Puruk Cahu, Teropongkalteng.com – Perumda Danum Pomolum Kabupaten Murung Raya mengalihkan sumber pengambilan air baku ke Sungai Barito sebagai langkah mengatasi terganggunya distribusi air bersih akibat musim kemarau.

Direktur Perumda Danum Pomolum, Kelong, menjelaskan distribusi air kepada pelanggan sempat terganggu selama kurang lebih tiga hari karena debit air baku dari sumber utama menurun drastis.

Saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (24/7/2026), Kelong mengatakan kemarau yang berlangsung sekitar dua pekan menyebabkan debit air di hulu Sungai Karengkang terus menyusut sehingga tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan produksi air bersih.

“Kurang lebih tiga hari kami mengalami kendala distribusi air. Penyebab utamanya adalah debit air baku yang menurun secara signifikan akibat kemarau. Sudah sekitar 15 hari tidak ada hujan yang mampu menambah debit air di hulu Sungai Karengkang, sehingga pasokan air untuk diolah tidak mencukupi,” ujarnya.

Untuk menjaga pasokan air bersih, Perumda Danum Pomolum memindahkan sistem pengambilan air dari intake Dirung Undai dan Dirung Karengkang ke Sungai Barito yang masih memiliki debit air mencukupi.

Kelong menjelaskan proses pemindahan tersebut tidak dapat dilakukan secara instan. Petugas harus memasang pompa baru, inverter, serta menyesuaikan instalasi kelistrikan sebelum sistem dapat dioperasikan kembali.

“Pompa lama kami angkat dan diganti dengan pompa baru. Setelah seluruh instalasi selesai, sistem baru dapat diuji coba sekitar pukul 00.00 WIB," dan air hasil pengolahan mulai didistribusikan kepada masyarakat sekitar pukul 05.00 WIB,” jelasnya.

Meski distribusi telah dimulai, lanjutnya, air tidak langsung mengalir ke rumah pelanggan karena seluruh jaringan perpipaan telah kosong selama tiga hari. Air yang dipompa terlebih dahulu digunakan untuk mengisi seluruh jaringan hingga tekanan kembali normal.

“Kalau PDAM berhenti tiga jam saja biasanya butuh sekitar enam jam untuk normal kembali. Apalagi ini berhenti tiga hari, tentu membutuhkan waktu lebih lama karena seluruh pipa harus terisi penuh terlebih dahulu sebelum air bisa mengalir normal ke rumah-rumah pelanggan,” katanya.

Di tengah proses pemulihan, Perumda kembali menghadapi kendala berupa pemadaman listrik yang menyebabkan seluruh pompa pengolahan air berhenti beroperasi.

“Saat ini air baku sebenarnya sudah tersedia dari Sungai Barito, tetapi listrik padam. Semua pompa kami menggunakan tenaga listrik, sehingga ketika listrik mati maka seluruh sistem distribusi juga ikut berhenti,” ungkapnya.

Kelong menegaskan gangguan distribusi air bukan disebabkan kelalaian pihak Perumda, melainkan akibat faktor alam yang diperparah dengan pemadaman listrik. Selama proses penanganan, seluruh jajaran Perumda Danum Pomolum terus bekerja untuk mempercepat normalisasi pelayanan.

“Kami tiga hari tiga malam hampir tidak tidur demi memulihkan pelayanan, mendampingi proses pemindahan sistem perpompaan yang membutuhkan tenaga, alat berat, dan waktu yang tidak sedikit,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap memberikan kritik yang membangun serta memahami kondisi yang terjadi selama musim kemarau.

“Kami siap menerima kritik selama sifatnya membangun, bukan untuk menjatuhkan. Kami terus berupaya agar pelayanan air bersih kembali normal. Dibandingkan beberapa tahun lalu ketika kemarau distribusi bisa terhenti hingga satu sampai dua bulan, sekarang kami memilih mengambil langkah cepat dengan memindahkan sumber air ke Sungai Barito agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” pungkasnya.

(Jimmi)
Baca Juga:
https://www.teropongkalteng.com/2026/07/hadapi-kemarau-perumda-danum-pomolum.html

Berita Terbaru

  • Hadapi Kemarau, Perumda Danum Pomolum Alihkan Sumber Air Baku ke Sungai Barito
  • Hadapi Kemarau, Perumda Danum Pomolum Alihkan Sumber Air Baku ke Sungai Barito
  • Hadapi Kemarau, Perumda Danum Pomolum Alihkan Sumber Air Baku ke Sungai Barito
  • Hadapi Kemarau, Perumda Danum Pomolum Alihkan Sumber Air Baku ke Sungai Barito
  • Hadapi Kemarau, Perumda Danum Pomolum Alihkan Sumber Air Baku ke Sungai Barito
  • Hadapi Kemarau, Perumda Danum Pomolum Alihkan Sumber Air Baku ke Sungai Barito

Posting Komentar

Ad
Ad