Kwarcab Murung Raya Siap Aktifkan Kembali Saka dan Bentuk Sako Baru
Puruk Cahu, Teropongkalteng.com – Wakil Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Murung Raya Bidang Satuan Karya (Saka), Satuan Komunitas (Sako), dan Gugus Dharma, Dina Maulidah, menyatakan komitmennya untuk mengaktifkan kembali sejumlah Saka yang sempat vakum serta mendorong pembentukan Saka dan Sako baru di wilayah setempat.
Hal tersebut disampaikan Dina usai dilantik sebagai salah satu pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Murung Raya, Kalimantan Tengah, dalam acara yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Murung Raya, Selasa (22/9/2026).
Menurut Dina, keberadaan Saka dan Sako memiliki peran strategis dalam memberikan pembekalan keterampilan khusus kepada anggota Pramuka, khususnya golongan penegak dan pandega.
“Peran Saka dan Sako sangat strategis dalam membekali keterampilan khusus bagi para anggota Pramuka penegak dan pandega,” kata Dina, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Murung Raya.
Ia mengatakan, kepengurusan Kwarcab Murung Raya ke depan akan fokus mengaktifkan kembali Saka yang sebelumnya telah berjalan namun mengalami kevakuman. Saka tersebut diharapkan kembali aktif melaksanakan berbagai kegiatan dan program pembinaan kepemudaan secara berkala.
Selain menghidupkan kembali Saka yang sudah ada, Kwarcab Murung Raya juga berencana membentuk sejumlah Saka maupun Sako baru yang dinilai relevan dengan perkembangan dan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
“Langkah inovatif ini diambil guna menjawab kebutuhan edukasi praktis bagi generasi muda, sekaligus mendekatkan peran Pramuka dengan berbagai instansi strategis di daerah,” ujarnya.
Dina menyebutkan, beberapa satuan yang menjadi prioritas untuk didorong pembentukannya antara lain Saka Anti Narkoba. Satuan ini diharapkan dapat menjadi wadah edukasi dan pembinaan bagi generasi muda agar memiliki pemahaman serta ketahanan terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
Selain itu, Kwarcab Murung Raya juga akan mendorong pembentukan Saka Adhyasta Pemilu yang berada di bawah pembinaan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Keberadaan satuan tersebut diharapkan dapat memberikan edukasi kepemiluan sekaligus meningkatkan kesadaran dan partisipasi pemilih pemula.
Di bidang kebencanaan, Dina juga mendorong pembentukan Saka SAR atau Saka Tangguh Bencana. Hal ini dinilai penting mengingat potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Murung Raya.
“Satuan ini nantinya akan dibina langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), guna melatih jiwa kemanusiaan, ketangguhan, dan kesiapsiagaan darurat para Pramuka,” jelasnya.
Dina berharap sinergi antara Gerakan Pramuka dengan berbagai instansi dan sektor terkait dapat semakin memperkuat pembinaan generasi muda di Murung Raya.
Dengan demikian, Gerakan Pramuka tidak hanya menjadi wadah pembentukan karakter, tetapi juga mampu mencetak kader-kader muda yang tanggap, cakap, terampil, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.
(Jimmi)
Posting Komentar