Disnakertrans Murung Raya: Bidang Penta Fokus Salurkan Informasi Loker hingga Penempatan Tenaga Kerja
Puruk Cahu, Teropongkalteng.com – Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja (Penta) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Murung Raya, Ridwan Ilhami, menjelaskan tugas dan fungsi utama bidang yang dipimpinnya dalam sesi wawancara bersama awak media di ruang kerjanya, Selasa (28/04/2026).
Ridwan Ilhami mengatakan, Bidang Penta memiliki peran penting dalam pengelolaan informasi pasar kerja. Pihaknya secara aktif memantau kebutuhan tenaga kerja dari berbagai perusahaan, sekaligus menyalurkan informasi lowongan pekerjaan (loker) kepada masyarakat.
“Bidang Penta bertugas menyampaikan informasi pasar kerja kepada masyarakat. Kami memastikan informasi lowongan yang disampaikan benar-benar resmi dari perusahaan,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, Disnaker melalui Bidang Penta juga rutin menerima laporan dari perusahaan setiap bulan terkait jumlah tenaga kerja yang direkrut, khususnya tenaga kerja lokal. Hal ini dilakukan untuk memantau perkembangan penyerapan tenaga kerja di wilayah Murung Raya.
Tidak hanya sebatas penyampaian informasi, Bidang Penta juga berperan dalam mengawal proses penempatan tenaga kerja hingga pelamar benar-benar diterima bekerja di perusahaan.
“Mulai dari informasi lowongan sampai seseorang diterima bekerja itu menjadi tugas kami. Namun, setelah menjadi karyawan, apabila ada permasalahan seperti gaji yang tidak sesuai, maka itu menjadi kewenangan Bidang Hubungan Industrial (HI),” jelasnya.
Terkait data tenaga kerja, Ridwan Ilhami mengungkapkan bahwa saat ini persentase tenaga kerja lokal yang bekerja di perusahaan di Murung Raya telah mencapai 51,49 persen, sementara tenaga kerja dari luar daerah sebesar 48,51 persen.
Ia menambahkan, belum tercapainya target 70 persen tenaga kerja lokal disebabkan oleh keterbatasan keterampilan (skill) yang belum memenuhi standar yang ditetapkan perusahaan.
“Ini menjadi tantangan kita bersama. Banyak tenaga kerja lokal yang belum memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai melalui berbagai program peningkatan kompetensi, salah satunya melalui program Kartu Prakerja.
“Kami berharap dengan adanya program pelatihan seperti Kartu Prakerja, kualitas tenaga kerja lokal semakin meningkat sehingga target 70 persen bisa tercapai di Murung Raya,” tutupnya.
(Jimmi)
Posting Komentar