Lasqi Murung Raya Gelar GMI 2026, Wadah Talenta Muda Seni Islami
Puruk Cahu, Teropongkalteng.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Nusantara Jaya Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, kembali memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat seni Islami melalui kegiatan Gebyar Musik Islami (GMI) Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Murung Raya, Puruk Cahu, tersebut digelar hingga 10 September 2026 dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Seni dan Budaya DPD Lasqi Nusantara Jaya Murung Raya, Dina Maulidah, yang mewakili Ketua DPD Lasqi Nusantara Jaya Murung Raya Rahmanto Muhidin, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta dalam ajang tersebut.
“Kami menargetkan peserta paling banyak 50 sampai 60 orang, ternyata peserta sampai 120 orang. Ini berarti ada kecintaan dan kerinduan masyarakat terhadap seni Islami, baik qasidah maupun nasyid,” ujar Dina saat menyampaikan sambutan pada pembukaan GMI, Selasa (8/9/2026).
Menurutnya, peserta GMI 2026 tidak hanya berasal dari Kabupaten Murung Raya, tetapi juga turut diramaikan oleh peserta dari sejumlah kabupaten tetangga. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap seni dan musik bernuansa Islami.
Dina menegaskan, kegiatan GMI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pembinaan dan penjaringan bibit-bibit unggul seniman religi di Kabupaten Murung Raya.
“Gebyar Musik Islami bukan sekadar wadah hiburan estetika semata, melainkan instrumen dakwah yang efektif untuk memperkuat nilai spiritual serta menjaring bibit-bibit unggul penyanyi Islami berbakat di Kabupaten Murung Raya,” katanya.
Lebih lanjut, Dina menyampaikan bahwa DPD Lasqi Nusantara Jaya Murung Raya saat ini telah membentuk kepengurusan di lima kecamatan. Ke depan, Lasqi menargetkan pembentukan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) di seluruh 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Murung Raya.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pembinaan seni dan budaya Islam hingga ke tingkat kecamatan dan desa, sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka.
Dalam kesempatan itu, Dina juga memaparkan sejumlah prestasi yang pernah diraih seniman religi asal Murung Raya di tingkat regional maupun nasional.
Di antaranya Ruslina yang berhasil meraih Juara I Festival Seni Qasidah Indonesia Tingkat Nasional Tahun 2017 di Padang, Sumatera Barat. Kemudian Nisa yang meraih Juara III Pop Religi Anak-Anak Tingkat Nasional di Tangerang, serta Helen yang berhasil meraih Juara III Qasidah Remaja Putri Tingkat Nasional.
“Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa Murung Raya memiliki potensi besar dalam bidang seni Islami yang perlu terus dibina dan dikembangkan,” jelasnya.
Dina menambahkan, prestasi membanggakan juga berhasil ditorehkan Kabupaten Murung Raya pada tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Murung Raya berhasil menjadi Juara Umum pada tahun 2024 dan menempati peringkat kelima pada tahun 2025.
Karena itu, melalui pelaksanaan GMI 2026, Lasqi Murung Raya berharap dapat menemukan talenta-talenta baru yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan melalui seni Islami di tengah masyarakat.
(Jimmi)
Posting Komentar